Menikah untuk bahagia?

Kamis, 17 Juli 2008

 

Bacaan : Efesus 5:22-23

5:22 Hai isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan,

5:23 karena suami adalah kepala isteri sama seperti Kristus adalah kepala jemaat. Dialah yang menyelamatkan tubuh.

 

Menikah untuk bahagia?

Apakah tujuan orang menikah? Supaya bahagia? Bagaimana jika tidak bahagia?

Banyak pasangan yang hidupnya susah setelah menikah. Ada yang kesulitan menghadapi karakter pasangannya yang sulit diubah. Akibatnya sering cekcok. Ada yang susah karena anaknya autis atau cacat mental. Yang lainnya terus menerus dihadapkan pada musibah. Jika visi pernikahan Anda Cuma demi mengejar kebahagiaan, bisa jadi Anda kecewa!

Firman Tuhan memandang pernikahan lebih sebagai proses pembentukan atau pendewasaan. Istri diminta “tunduk”, artinya belajar menghargai kepemimpinan suami. Dengan merendahkan diri, istri dapat menjaga harga diri suaminya. Begitu pula suami diminta belajar mengasihi istri seperti merawat tubuhnya sendiri. Bahkan seperti Kristus mengasihi jemaat (ayat 25,29,32). Di zaman itu, budaya Romawi menempatkan suami sebagai figur kepala keluarga dengan kuasa tak terbatas. Lumrah jika suami bersikap seperti tuan yang minta dilayani.

 

Namun, para suami kristiani tidak boleh begitu. Mereka harus “mengasuh dan merawat” istri (ayat 28,29). Artinya menyediakan waktu dan perhatian yang cukup. Rupanya, untuk mewujudkan pernikahan kristiani dibutuhkan penyangkalan diri dari kedua belah pihak. Menikah ibarat sekolah, yang melaluinya sifat-sifat kita dibentuk.

 

Dan, proses pembentukan itu menyakitkan! Gary Thomas, pengarang buku sacred Marriage (Pernikahan yang Kudus), berkata: “Tuhan merancang pernikahan untuk membuat Anda suci, lebih daripada membuat Anda bahagia.”

 

Kebahagiaan pernikahan adalah buah atau hadiah dari perjuangan menyangkal diri. Ia tak akan datang sendiri. 

 

Semangat! Berjuanglah!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: