Mujizat atau sihir?

Kamis, 10 Juli 2008

 

Bacaan : Yohanes 10:22-42

 

10:22. Tidak lama kemudian tibalah hari raya Pentahbisan Bait Allah di Yerusalem; ketika itu musim dingin.

10:23 Dan Yesus berjalan-jalan di Bait Allah, di serambi Salomo.

10:24 Maka orang-orang Yahudi mengelilingi Dia dan berkata kepada-Nya: “Berapa lama lagi Engkau membiarkan kami hidup dalam kebimbangan? Jikalau Engkau Mesias, katakanlah terus terang kepada kami.”

10:25 Yesus menjawab mereka: “Aku telah mengatakannya kepada kamu, tetapi kamu tidak percaya; pekerjaan-pekerjaan yang Kulakukan dalam nama Bapa-Ku, itulah yang memberikan kesaksian tentang Aku,

10:26 tetapi kamu tidak percaya, karena kamu tidak termasuk domba-domba-Ku.

10:27 Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,

10:28 dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.

10:29 Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapapun, dan seorangpun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa.

10:30 Aku dan Bapa adalah satu.”

10:31 Sekali lagi orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yesus.

10:32 Kata Yesus kepada mereka: “Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku yang Kuperlihatkan kepadamu; pekerjaan manakah di antaranya yang menyebabkan kamu mau melempari Aku?”

10:33 Jawab orang-orang Yahudi itu: “Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Allah.”

10:34 Kata Yesus kepada mereka: “Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah allah?

10:35 Jikalau mereka, kepada siapa firman itu disampaikan, disebut allah–sedang Kitab Suci tidak dapat dibatalkan–,

10:36 masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Allah! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Allah?

10:37 Jikalau Aku tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan Bapa-Ku, janganlah percaya kepada-Ku,

10:38 tetapi jikalau Aku melakukannya dan kamu tidak mau percaya kepada-Ku, percayalah akan pekerjaan-pekerjaan itu, supaya kamu boleh mengetahui dan mengerti, bahwa Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa.”

 

10:39. Sekali lagi mereka mencoba menangkap Dia, tetapi Ia luput dari tangan mereka.

10:40 Kemudian Yesus pergi lagi ke seberang Yordan, ke tempat Yohanes membaptis dahulu, lalu Ia tinggal di situ.

10:41 Dan banyak orang datang kepada-Nya dan berkata: “Yohanes memang tidak membuat satu tandapun, tetapi semua yang pernah dikatakan Yohanes tentang orang ini adalah benar.”

10:42 Dan banyak orang di situ percaya kepada-Nya.

 

 

Mujizat atau sihir

Apakah Yesus sungguh berjalan di atas air? Atau hanya melangkah di atas pasir sepanjang pantai? Apakah Dia sungguh mengandakan roti dan ikan untuk memberi makan 5000 orang atau hanya menyihir orang banyak, sehingga mereka berpikir Dia memberi mereka makan? Apa yang Yesus lakukan; mujizat atau sihir?

Ketika illusionis kristiani, Brock Gill membahas berbagai pertanyaan itu dalam sebuah program televisi BBC, ia mengesampingksn pendapat pribadinya supaya dapat menilai mujizat alkitabiah secara terbuka. Sang produser, Jean-Claude Bragard berkata,”Bahkan, bila seorang ateis dipilih untuk menjadi pembawa acaranya,kesimpulan ini tidak akan berubah.” Dalam setiap kasus, Gill menyimpulkan Yesus tak mungkin menipu orang banyak untuk mempercayai bahwa apa yang mereka saksikan adalah mujizat.

Namun, orang-orang telah melihat berbagai mujizat Yesus tidak mau percaya bahwa Yesus adalah Mesias, mereka siap membunuh Yesus karena mengaku bahwa Dialah Allah (Yohanes 10:30-31). Yesus berkata kepada mereka,”Jikalau Aku tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan Bapa-Ku, jangnlah percaya kepada-Ku, tetapi jikalau Aku melakukannya dan kamu tidak mau percaya kepada-Ku,percayalah akan [mujizat-mujizat] itu, supaya kamu boleh mengetahui dan mengerti bahwa Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa” (ayat 37,38).

Berbagai mujizat Yesus menyatakan identitas-Nya sebagai putra Allah, Juru Selamat yang telah datang untuk memberi hidup-Nya demi menebus dosa dunia. Karya-karya dan kebangkitan-Nya bukan tipuan sihir, melainkan mujizat kasih dan anugerah-DCM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: