Full Color is Excellent

Minggu, 25 Mei 2008                                               II Petrus 1:5-9

 

1:5. Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan,

1:6 dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan, dan kepada ketekunan kesalehan,

1:7 dan kepada kesalehan kasih akan saudara-saudara, dan kepada kasih akan saudara-saudara kasih akan semua orang.

1:8 Sebab apabila semuanya itu ada padamu dengan berlimpah-limpah, kamu akan dibuatnya menjadi giat dan berhasil dalam pengenalanmu akan Yesus Kristus, Tuhan kita.

1:9 Tetapi barangsiapa tidak memiliki semuanya itu, ia menjadi buta dan picik, karena ia lupa, bahwa dosa-dosanya yang dahulu telah dihapuskan.

 

Full Color is Excellent

 

Iklan Yellow Pages yang berbunyi,”Black is good, full color is excellent” memberikan suatu inspirasi yang menarik bagi orang-orang percaya. Maksud dari kata-kata itu adalah iklan hitam putih bagus, tetapi iklan berwarna jauh lebih bagus. Memang masuk akal, karena iklan yang berwarna pasti lebih menarik dari pada hanya iklan yang berwarna hitam dan putih saja.

          Senada dengan iklan tersebut, Petrus mengatakan kepada orang-orang percaya agar mereka mempunyai kehidupan yang “berwarna” ketimbang hanya sekadar menjadi “hitam dan putih” saja atau hanya sekadar menjadi orang beriman saja. Menjadi orang percaya dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi adalah hal yang bagus, karena hal tersebut merupakan awal dari pemulihan hubungan kita dengan Tuhan. Tetapi, Petrus mengajak setiap orang-orang percaya untuk menjadi lebih dari itu, yaitu supaya setiap orang percaya bisa berguna bagi diri sendiri, sesama dan bagi Kerajaan Allah. Orang Kristen tidak cukup hanya berhenti kepada beriman kepada Tuhan saja.

“Kebajikan” harus ditambahkan kepada iman supaya orang lain bisa melihat iman yang tak berwujud itu.

“Pengetahuan” yang diperoleh melalui Roh Kudus ditambahkan untuk membantu orang percaya supaya bisa mengetahui kehendak Allah.

“Penguasaan diri” ditambahkan agar orang percaya dapat menang melawan nafsu kedagingan yang begitu kuat bekerja di dalam diri manusia.

“Ketekunan” pun ditambahkan karena orang beriman harus sabar terhadap orang lain dan terhadap berbagai macam situasi.

“Kesalehan” yang merupakan wujud kesungguhan hubungan orang percaya dengan Allah juga harus ditambahkan karena hanya di dalam kehidupan kudus kuasa Allah akan bekerja sepenuhnya.

Dan “kasih” akan menjadi kemudi yang mengarahkan segala pikiran, ucapan dan tindakan kita.

Kasih yang berwujud dalam pikiran, ucapan dan tindakan kita pada akhirnya akan menjadi bukti nyata bahwa kita adalah orang-orang beriman yang takut kepada Allah. Ketika kehidupan orang percaya selengkap itu, maka bisa dipastikan akan sangat menarik bagi sesama, bahkan Tuhan pun akan tertarik sebab kehidupan anak-anakNya menjadi sarana bagi kemuliaan namaNya.

          Memang bukan hal yang mudah untuk bisa hidup sebagai orang beriman yang berwarna seperti gambaran di atas, tetapi Tuhan akan memberikan kita kuasaNya, hikmatNya dan segala sesuatu yang kita perlukan untuk menggapai hal tersebut seperti yang dikatakan Petrus,”Karena kuasa ilahiNya telah menganugerahkan kepada kita segala sesuatu yang berguna untuk hidup yang saleh…”(2Petr 1:3a).

          Oleh sebab itu marilah kira dengan sungguh-sungguh menambahkan kebajikan, pengetahuan, penguasaan diri, ketekunan, kesalehan, dan kasih kepada iman kita, serta memohon kepada Tuhan agar diberikanNya semua yang kita perlukan sehingga hidup kita berhasil di dalam mengenal Yesus Kristus dan di dalam menjadi berkat bagi sesama.

 

(Dikutip di Manna Sorgawi edisi Mei 2008)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: